Mau temani?

Sebuah pintu merah dititik puncak, setelah menyusuri jalan setapak. Lorong sempit, sedikit gelap dibantu sebuah lampu pijar diujung, tergantung. Samar dilihat, namun nyata sentuhannya. Langkah demi langkah dipijak, cat putih pada tembok tampak mengerak, meja dengan bingkai berserak.

.

Debu bertebaran, sarang laba-laba tak tersingkirkan. Lantai kayu usang nan rapuh, asal terinjak kau jatuh. Seram? Tidak juga, ini amat sangat nyaman, senyum terukir pertanda aman. Tengokku pada gagang pintu, menoleh kebelakang tiada mengikutiku.

.

Ruang persegi, cukup untuk sembunyi. Pemukul bola kasti diujung lemari. Tidak biasanya aku kesini, memegang peralatan selain pena juga kertas, lalu duduk dikursi. Yap, tidak biasanya juga aku tidak sendiri kali ini.

.

Pakaian serba hitam dari ujung rambut hingga jemari kaki. Tidak selalu terlihat naik pitam malah senyum terkikih. Menghentak lantai, memutar santai. Menghantam setiap tubuh yang terkulai.

.

Mendekat, mengelap keringat. Membuka mulut yang terikat.

.

“Aku belum memberi kalian makan, maaf”, tertunduk, sesal

.

“Bebaskan kami, maafkan kami. Maaf kami menertawaimu. Menghardikmu didepan khayalak ramai, membuat kontak ancaman, membuat orang lain melihatmu jijik, bahk…….”

.

Membungkam, merobek rahang. “Memang sebaiknya kau temaniku dalam diam” Dua tiga pukulan, membersamai mereka yang lebih dahulu membuat pertemuan.

.

Duduk tenang, senyum riang.
“Padahal aku senang seperti dulu kita semua sama-sama. Luka yang kalian berikan membuatku ketagihan. Mengganggu memang, namun kedua telinga ini masih bisa mendengar walau telah kehilangan daunnya.
Duduk tenang seperti ini saja aku harus mencari mencuri dari kalian, seperti bermain sembunyi dan temukan, hihi. Namun aku senang kali ini tidak sendirian diruang tak bertuan”

.

Membuka buku, terselip sebilah pisau pada halaman baru. Memotong tali, menjatuhkan pisau besar pemisah tubuh dari kaki.

.

“Kalian mulai berisik lagi”…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s